Berjualan Hingga Jam 1 Malam, Gadis Kecil Ini Menangis Mengayuh Sepeda

Dalam rekaman itu, terdapat lebih dari satu suara pria yang menawarinya tumpangan.

“E jangan nangis,” tutur pria-pria tersebut.

Akun pengunggah menyebutkan, pria-pria tersebut lantas berhasil menemukan rumah anak kecil tersebut dan segera memarahi sang ibu.

“Sejumlah pemuda yang sedang jalan-jalan hingga pukul 01.00 WIB dini hari tidak sengaja bertemu dengan bocah penjual gorengan sedang mengayuh sepeda ontel di jalan Samsul Arifin, Kelurahan Polagan dan merekamnya hingga sampai ke rumahnya.

Entah perasaan iba campur kesal, pemuda tersebut memutuskan untuk terus membuntuti bocah penjual gorengan. Bahkan, bocah tersebut sempat ditawarkan untuk diantar pulang dikarenakan tangan si bocah terlihat letih dan lesu saat mengayun sepeda ontelnya.

Namun si bocah hanya diam dan menundukan kepala kemudian melanjutkan perjalan pulang.

Akan tetapi, sesampainya di rumah si bocah, pemuda tersebut lantas marah-marah kepada orang tuanya karena dinilai tega merenggut hak-hak seorang anak kecil. Kemarahan seorang pemuda tersebut terus naik pitam karena menilai orang tuanya hanya santai-santai saja di dalam rumahnya. Sedangkan anaknya dibiarkan berkeliaran untuk berjualan hingga dini hari.

-Kalau jam 01.00 wib tidak pulang, biasanya saya cari,- celetuk ibunya menjawab tudingan pemuda yang marah-marah di rumahnya,” tulis akun pengunggah.

Diceritakan lebih lanjut, pemuda tersebut lantas meminta orang tuanya agar sang anak tidak dipekerjakan menjajal jualan gorengan lagi.

Bahkan pemuda itu mengancam pihak orang tuanya akan dilaporkan ke pihak berwajib, jika ditemukan adanya pemaksaan atau kekerasan terhadap anak tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Berjualan Hingga Jam 1 Malam, Gadis Kecil Ini Menangis Mengayuh Sepeda, http://jateng.tribunnews.com/2018/07/31/berjualan-hingga-jam-1-malam-gadis-kecil-ini-menangis-mengayuh-sepeda?page=4.
Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: abduh imanulhaq

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*